Mengenal Algoritma Google di Tahun 2011-2015

Mengenal Algoritma Google di Tahun 2011-2015

Optimasi SEO tidak bisa dilakukan sembarangan dan hasilnya tidak bisa dilihat dalam waktu yang singkat. Jika Anda ingin lebih mudah, click disini saja. Namun, jika Anda ingin mencobanya sendiri, maka Anda harus memperhatikan algoritma dari Google.

Kenapa? Karena algoritma inilah yang akan menentukan optimasi SEO bisa berjalan dengan baik atau tidak. Hal ini karena algoritma dari mesin pencari, Google, bisa berubah kapan saja. Setidaknya ada 6 algoritma yang pernah dipergunakan Google di tahun 2011-2015.

  1.   Panda

Algoritma ini dirilis tanggal 24 Februari 2011 dengan fokus utama adalah plagiat, keywords stuffing, konten dan spam user generated. Di algoritma ini terdapat quality score untuk website yang dijadikan sebagai faktor peringkat dari mesin penelusur dari google.

Awalnya algoritma ini digunakan untuk filter namun, di januari 2016, Panda digunakan sebagai algoritma inti. Tidak tanggung-tanggung, Google menjadikannya sebagai salah satu faktor penalti untuk website. misalnya karena konten terdeteksi plagiat.

  1.   Penguin

Algoritma yang rilis pada 24 april 2012 ini memiliki fokus pada link yang sifatnya spam dan tidak relevan serta anchor text yang terlalu teroptimasi. Algoritma Penguin membuat peringkat situs yang memiliki tautan manipulative menurun jauh. Walaupun sama-sama menjadi algoritma inti di tahun 2016, bedanya dengan panda adalah Penguin bekerja secara langsung atau real time.

  1.   Hummingbird

Hummingbird dirilis tanggal 22 Agustus 2013 dengan fokus keyword stuffing dan konten berkualitas rendah. Algoritma ini mampu memberikan hasil yang lebih sesuai berdasarkan maksud penelusur atau pencari kata kunci yang menggunakan mesin pencari. Keyword tetap penting dan menjadi kunci namun ada penelusuran dengan kata yang hampir sama atau mempresentasikan kata kunci tersebut.

  1.   Pigeon

Algoritma yang rilis tanggal 24 Juli 2014 ini fokus pada kualitas SEO, baik off page ataupun on page. Algoritma Pigeon mempengaruhi penelusuran lokasi pengguna. Dengan adanya algoritma ini, ada kaitan yang lebih erat antara algoritma inti dengan lokal. Sehingga faktor SEO tradisional berperan untuk memberikan peringkat hasil secara lokal.

konten adalah raja
konten adalah raja
  1.   Mobile

Algoritma dengan fokus aksesibilitas page lewat perangkat mobile ini dirilis tanggal 21 april 2015. Algoritma yang disebut juga dengan Mobilegeddon ini memastikan jika website tersebut mobile friendly. Jadi, jika website tidak mobile friendly, maka peringkatnya akan turun.

  1.   RankBrain

Algoritma yang dirilis tanggal 26 oktober 2015 ini memiliki fokus pada fitur pendukung query yang lebih spesifik, konten dangkal dan UX yang buruk. RankBrain yang merupakan bagian dari Hummingbirds ini membantu Google untuk lebih memahami makna query. Sehingga menyajikan hasil pencarian yang berkaitan dengan pertanyaan atau keyword yang dimasukkan.

Itulah 6 algoritma yang dipergunakan oleh Google. Dengan algoritma tersebut, seleksi website semakin terlihat dan optimasi SEO yang semakin ketat terutama jika berkaitan dengan konten. 

Mufti

Related Posts