Teknik Beriklan di Facebook Agar Meningkatkan Konversi Penjualan

Teknik Beriklan di Facebook Agar Meningkatkan Konversi Penjualan

Menjadikan iklan yang kita jalankan di Facebook secara efektif, memang tidak mudah dan butuh banyak sekali riset dan pengalaman. Tahukah anda, menurut riset yang dilakukan para pakar, jumlah persentase orang melakukan klik pada iklan anda hanya 0.9% dari penayangannya. Ya nol koma sembilan persen, bukan 0 persen. 

Jadi, mendapatkan perhatian audiens saat iklan berjalan bisa dianggap sebagai pertarungan sengit. Oleh karena itu membuat iklan dengan gambar yang bagus saja tidak akan cukup. Tim profesional dari https://www.sribu.com/id/cat/jasa-iklan-facebook akan membagikan sejumlah tips, agar iklan di Facebook yang dijalankan bisa efektif.

Gunakan Target Lokasi Secara Detail

Fitur memilih target iklan di Facebook berdasarkan lokasi audiens, memungkinkan anda untuk mengatur iklan agar bisa dilihat berdasarkan kota, kode pos, hingga alamat rumah. Jadi pastikan anda bisa memanfaatkan fitur ini secara maksimal, agar kemungkinan berhasilnya iklan anda semakin tinggi.

Fitur ini sangat cocok bagi yang memiliki bisnis lokal. Anda bisa menarget audiens yang berjarak dengan rentang tertentu dari lokasi bisnis anda. Misalnya, jika anda mengelola bisnis makanan pedas. Anda bisa mengatur iklan anda tayang dengan wilayah terdekat dari lokasi bisnis untuk audiens yang menyukai makanan pedas. 

Agar lebih efektif, anda bisa menjalankan iklan tentang menu makan pedas anda di jam-jam makan siang, atau makan malam. Tergantung jam berapa restoran anda buka untuk melayani pelanggan. 

Pasang Lebih Dari 1 Iklan Dengan Kategori Berbeda

Agar iklan yang anda jalankan bisa berjalan dengan maksimal sesuai dengan target anda, maka anda harus siap untuk menjalankan lebih dari 1 iklan. Tujuannya agar anda bisa membandingkan, kategori targeting mana yang lebih menghasilkan. Dari situ anda bisa melakukan review, dan memperbaiki iklan dengan mempelajari kekurangan yang ada.

Perbedaan targetingnya bisa anda atur dengan menentukan penempatan iklan, jam tayang, hingga demografis target audiens potensial. Misalnya, anda memiliki budget sebesar Rp 100.000. Anda bisa membuat 2 iklan berbeda, yakni waktu tayang yang berbeda atau menggunakan desain konten yang berbeda. 

Kemudian biarkan iklan berjalan dan mendapatkan penayangan ke audiens. Setelah selesai, anda bisa melihat perbandingan hasil dari keduanya. Langkah selanjutnya yang anda harus ambil adalah mencari kekurangan dan kelebihan dua iklan yang sudah anda jalankan tadi. 

Dengan menjalankan iklan yang berbeda ini, diharapkan anda bisa mengambil keputusan dengan bijak, sebelum iklan yang sebenarnya tayang. Juga, anda bisa melakukan penghematan budget iklan agar tidak terbuang sia-sia karena kategori targeting anda tidak sesuai.

Berikan Solusi, Bukan Menjual Produk

Tentu saja, anda ingin audiens yang anda targetkan melakukan interaksi pada iklan yang anda jalankan. Yang dimaksud di sini adalah, iklan anda harus fokus pada manfaat yang bisa diberikan produk anda, bukan semata-mata untuk mendapatkan penjualan produk. 

Pada dasarnya, orang-orang mengakses Facebook itu karena mereka ingin mendapatkan solusi dari permasalahan yang mereka hadapi. Jadi, berikan informasi tentang manfaat dari produk anda saat menjalankan iklan secara jelas dan mudah dipahami. 

 

Mufti

Related Posts